Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengalaman Mencoba Memperbaiki Lampu LED

Teknologi rumah tangga sekarang ini semakin pesat. Sering kita jumpai dalam kehidupan sehari - hari di rumah kita dan juga di sekitar lingkungan kita. Sebagai contoh adalah lampu penerangan.

Dahulu kita sering menjumpai lampu pijar dalam rumah kita. Lampu pijar menggunakan filamen dan terlindungi oleh kaca dan akan memancarkan cahaya jika di aliri arus listrik yang sesuai dengan nilai tegangannya.

Cara kerja sederhananya yaitu filamen yang teraliri arus listrik akan menjadi panas dan akan memancarkan cahaya. Namun sekarang ini kedudukannya sudah tergeser dengan keberadaan lampu bulb LED. Dengan menggunakan lampu LED akan lebih menghemat konsumsi energi listrik dengan kekuatan cahaya yang sama dibandingkan dengan menggunakan lampu pijar.

Saat ini sudah banyak yang menggunakan lampu LED sebagai penerangan rumah. Dan ternyata, lampu bulp LED itu bisa diperbaiki. Mungkin anda pernah menjumpai tukang service lampu yang ada di pasar-pasar tradisional atau di pinggir jalan 

memperbaiki lampu LED

Dalam penggunaannya lampu LED memang memiliki kurun waktu tertentu tentunya sesuai dengan kualitas komponen di dalamnya. Saya pernah membuka rangkaian lampu bohlam LED. Saya menemukan ada yang memiliki rangkaian sederhana dan ada juga yang lebih rumit.

Rangkaian yang sederhana biasanya terdiri dari penurun tegangan, dioda penyearah, elco, capasitor dan juga beberapa resistor. Sedangkan rangkaian yang lebih rumit ada beberapa komponen lain seperti mosfet / SCR dan juga lilitan.

Dalam perkembangannya saat ini lampu LED yang beredar juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti sensor gerakan, sensor cahaya dan juga lainnya. Dan ada juga loh lampu LED yang digunakan untuk mentransmisikan data.Ada banyak lampu LED yang beredar, kita dapat memilihnya sesuai dengan kebutuhan.

Kembali dengan pengalaman mencoba memperbaiki lampu LED. Di tempat saya, kebetulan ada lampu LED yang mati dan tidak digunakan lagi. Saya coba untuk membukanya dan mengecek komponen di dalamnya.

Saya menemukan beberapa kerusakan diantaranya :

  1. Elko meletus
  2. Lampu LED sebagian ada yang mati
  3. Lampu LED semua mati
  4. Dioda penyearah mati

Dari kerusakan - kerusakan tersebut, saya coba memperbaiki lampu yang memungkinkan yaitu memilih lampu yang memiliki kerusakan sedikit yaitu mengganti LED yang sebagian mati.

Dalam sebuah bohlam lampu LED terdiri dari satu atau lebih LED yang tersusun sedemikian rupa apakah itu seri atau seri-pararel tergantung dengan pembuatnya. Kebetulan yang saya temuakan adalah LED yang disusun secara serial sehingga jika ada satu LED yang mati atau putus maka LED lain akan ikut mati juga karena arus listrik terputus.

Saya coba cek LED nya satu persatu dengan menggunakan multimeter yang saya miliki. Dan setelah melakukan pengetesan dan saya menemukan led yang rusak, kemudian saya ganti LED yang rusak tadi dengan menggunakan LED pada bohlam LED lain dengan ukuran LED yang sama.

Alhamdulillah setelah diganti saya coba kembali dan lampu tersebut kembali menyala dan dapat digunakan kembali. Dengan kita memperbaiki lampu tadi tentunya akan sedikit mengurangi pengeluaran untuk membeli lampu lagi.

Jadi jangan buru-buru buang lampu LED anda, barangkali hanya sedikit kerusakan yang menyebabkan lampu LED mati dan bisa diperbaiki kembali.

Demikian postingan kali ini, sedikit pengalaman mencoba memperbaiki Lampu LED di rumah.

Herwanto