Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Pulse Width Modulation atau PWM Arduino

Pulse Width Modulation, atau PWM, adalah teknik untuk mendapatkan hasil analog dengan sarana digital. Kontrol digital digunakan untuk membuat gelombang persegi, sinyal yang diaktifkan antara hidup dan mati. Pola on-off ini dapat mensimulasikan tegangan di antara Vcc penuh papan (misalnya, 5 V pada Uno, 3,3 V pada papan MKR) dan mati (0 Volt) dengan mengubah porsi waktu yang dihabiskan sinyal versus waktu yang dihabiskan sinyal.

Durasi "waktu hidup (on time)" disebut lebar pulsa. Untuk mendapatkan nilai analog yang bervariasi, kita mengubah, atau memodulasi, lebar pulsa tersebut. Jika kita mengulangi pola hidup-mati ini dengan cukup cepat misalnya dengan LED, hasilnya seolah-olah sinyal adalah tegangan stabil antara 0 dan Vcc yang dapat mengontrol kecerahan LED.

Untuk contoh programnya dapat di lihat di Arduino IDE kamu melalui menu File > Examples > Basics > Fade

Pada grafik di bawah, garis hijau mewakili periode waktu reguler. Durasi atau periode ini merupakan kebalikan dari frekuensi PWM. Dengan kata lain, dengan frekuensi PWM Arduino sekitar 500Hz, garis hijau akan mengukur masing-masing 2 milidetik. Panggilan ke analogWrite() berada pada skala 0 - 255, sehingga analogWrite(255) meminta siklus tugas 100% (selalu aktif), dan analogWrite(127) adalah siklus tugas 50% (separuh waktu).

PWM Arduino

Sumber asli artikel : Arduino PWM

Artikel di atas merupakan sedikit penjelasan tentang PWM yang bisa saya sampaikan, mudah-mudahan dalam kelanjutannya saya dapat menjelaskan tentang PWM ini dengan contoh - contoh yang akan saya buat nanti.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Herwanto
Herwanto Hobi elektronika pemrograman, audio dan lain-lain

Posting Komentar untuk "Pulse Width Modulation atau PWM Arduino"