Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Macam - Macam Operator Perbandingan Dalam Sketch Arduino

Arduino dapat digunakan untuk membandingkan suatu nilai variabel dengan variabel lain dengan menggunakan operator perbandingan yang tersedia. Operator - operator perbandingan yang dapat digunakan dalam sketch arduino teridiri dari :

  • != (Tidak Sama Dengan)
  • < (Kurang Dari)
  • <= (Kurang Dari atau Sama Dengan)
  • == (Sama Dengan)
  • > (Lebih Besar Dari)
  • >= (Lebih besar Dari atau Sama Dengan)
Operator Perbandingan

Saya yakin anda sudah tidak asing lagi dengan perbandingan-perbandingan tersebut. Hanya dalam Sketch arduino IDE kita harus menggunakan simbol yang merepresentasikan perbandingan tersebut. Dibawah ini merupakan penjelasan mengenai operator-operator tersebut.

!= (Tidak Sama Dengan)

Dalam pemrograman arduino operator perbandingan != digunakan untuk membandingkan variabel yang ada di sebelah kiri dan kanan dari operator != tersebut. Hasil dari perbandingan akan bernilai benar jika keduanya tidak sama dan akan bernilai salah jika keduanya sama.

Harus jadi perhatian kita ketika kita akan membandingkan variabel dengan tipe data yang berbeda, hal itu bisa menyebabkan hasil yang tidak terduga. Oleh sebab itu direkomendasikan untuk membandingkan variable variabel dengan tipe data yang sama termasuk tipe signe / unsigned.

Syntax

x != y; // akan bernilai salah jika x sama dengan y dan bernilai bernar jika x tidak sama dengan y

Parameter

x: variable. Tipe data: int, float, double, byte, short, long.
y: variable or constant. tipe data: int, float, double, byte, short, long.

Contoh Kode

if (x != y) { // menguji jika x tidak sama dengan y
// akan melakukan perintah jika bernilai benar }

< (Kurang Dari)

Operator kurang dari digunakan untuk membandingkan dua entitas sebelah kanan dan kiri operator tersebut. Jika entitas sebelah kiri kurang dari entitas yang kanan maka akan bernilai benar, namun jika tidak akan bernilai salah. Dalam arduino tipe nilai pada entitas tersebut berpengaruh, jadi tidak dianjurkan membandingkan entitas dengan tipe data yang berbeda.

Syntax

x < y; // is true if x is smaller than y and it is false if x is equal or bigger than y

Parameter

Untuk parameternya sama dalam operator perbandingan lain.
x: variable. Tipe data: int, float, double, byte, short, long.
y: variable or constant. tipe data: int, float, double, byte, short, long.

Contoh Kode

if (x < y) { // menguji jika x lebih rendah atau kurang dari y
// akan melakukan perintah jika bernilai benar }

<= (Kurang Dari atau Sama Dengan)

Operator kurang dari atau sama dengan ( <= ) digunakan untuk membandingkan dua variabel / entitas, jika entitas sebelah kiri kurang dari atau sama dengan entitas yang kanan maka akan bernilai benar, namun jika tidak akan bernilai salah.

Syntax

x <= y; // akan bernilai benar jika x lebih kecil atau sama dengan y dan akan bernilai salah jika x lebih besar dari y.

Parameter

Untuk parameternya sama dalam operator perbandingan lain.
x: variable. Tipe data: int, float, double, byte, short, long.
y: variable or constant. tipe data: int, float, double, byte, short, long.

Contoh Kode

if (x <= y) { // menguji jika x lebih rendah atau sama dengan y
// akan melakukan perintah jika bernilai benar }

== (Sama Dengan)

Operator perbandingan sama dengan ( == ) menggunakan simbut dua buah sama dengan. Perbandingan akan bernilai benar jika variabel atau entitas sebelah kiri bernilai sama dengan variable atau nilai entitas sebelah kanan.

Syntax

x == y; // bernilai benar jika x sama dengan y dan akan bernilai salah jika x tidak sama dengan y.

Parameter

Untuk parameternya sama dalam operator perbandingan lain.
x: variable. Tipe data: int, float, double, byte, short, long.
y: variable or constant. tipe data: int, float, double, byte, short, long.

Contoh Kode

if (x == y) { // menguji jika x sama dengan y
// akan melakukan perintah jika bernilai benar }

> (Lebih Besar Dari)

Operator perbandingan lebih besar menggunakan simbol ( > ). Perbandingannya bernilai benar jika variabel atau entitas sebelah kiri bernilai lebih besar dari variable kanan atau nilai entitas sebelah kanan, akan bernilai salah jika variabel sebelah kiri lebih kecil atau sama dengan variabel sebelah kanan.

Syntax

x > y; // bernilai benar jika x lebih besar dari y dan akan bernilai salah jika x kurang dari y atau sama dengan y.

Parameter

Untuk parameternya sama dalam operator perbandingan lain.
x: variable. Tipe data: int, float, double, byte, short, long.
y: variable or constant. tipe data: int, float, double, byte, short, long.

Contoh Kode

if (x > y) { // menguji apakah x lebih besar dari y
// akan melakukan perintah jika bernilai benar }

>= (Lebih Besar Dari atau Sama Dengan)

Operator perbandingan ( >= ) akan bernilai benar jika variabel atau entitas sebelah kiri bernilai lebih besar atau sama dengan nilai entitas sebelah kanan.

Syntax

x >= y; // bernilai benar jika x lebih besar atau sama dengan y dan akan bernilai salah jika x lebih kecil dari y.

Parameter

Untuk parameternya sama dalam operator perbandingan lain.
x: variable. Tipe data: int, float, double, byte, short, long.
y: variable or constant. tipe data: int, float, double, byte, short, long.

Contoh Kode

if (x >= y) { // menguji jika x lebih besar atau sama dengan y
// akan melakukan perintah jika bernilai benar }
Herwanto
Herwanto Hobi elektronika pemrograman, audio dan lain-lain

Posting Komentar untuk "Macam - Macam Operator Perbandingan Dalam Sketch Arduino"