Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Membuat Digital Voltmeter DC 50 Volt Dengan Arduino Uno

Hai para pembaca blog elektro herwanto apa kabarnya? semoga selalu sehat ya. Dikesempatan ini saya akan posting tentang cara membuat voltmeter DC dengan input maksimal 50 Volt dengan menggunakan Arduino Uno sebagai pemrosesnya. Saya juga akan sertakan contoh gambar rangkaian dan juga contoh program arduino uno nya yang tentunya telah saya coba.

Dalam rangkaian yang saya buat ini saya belum mengujinya secara nyata dengan menggunakan Arduino Uno namun saya telah membuat simulasi rangkaiannya menggunakan Proteus 8 yang nantinya bisa saya kirimkan melalui email jika anda membutuhkannya, sekalian dengan sketch arduinonya.

Baiklah teman-teman, disini saya akan membahas bagaimana kerja rangkaian ini secara umum saja, sehingga bisa memudahkan bagi pemula untuk mengetahui cara kerja program dan juga rangkaiannya.

Komponen Yang Dibutuhkan

Jika ingin di praktekan maka rangkaian ini membutuhkan beberapa hal diantaranya :
  1. Arduino Uno
  2. Resistor 1K dan 10K untuk pembagi tegangan
  3. Modul LCD 16x2
  4. Power Supply +9 volt
  5. 1 tombol push on

Diagram Blok

Diagram blok Digital Voltmeter DC arduino ini sebagai berikut :

diagram blog volt meter dc arduino

Gambar Rangkaian

Gambar rangkaian voltmeter DC dengan Arduino Uno ini digambar menggunakan software proteus 8.6.

Rangkaian Voltmeter digital Arduino Uno

Gambar rangkaian di atas adalah gambar rangkaian voltmeter DC yang saya gunakan untuk simulasi di proteus. Berikut ini cara kerjanya

  • Menggunakan tegangan input atau Vin untuk diukur sebesar 50 volt. 
  • Untuk keperluan pengujian maka saya tambahkan potensio meter sebagai pembagi tegangan yang akan mengatur tegangan input ke R1.
  • Tegangan yang tertera pada LCD nantinya akan mendekati dengan tegangan di titik R1 dengan ground, untuk itu saya tambahkan tools proteus voltmeter (RV2).
  • R1 dan R2 difungsikan sebagai pembagi tegangan yang dimasukkan melalui pin A0 di Arduino Uno
  • Arduino akan membaca tegangan melalui Analog input A0 dan pembacaan ADC ( analog to digital converter ) akan di proses di arduino uno. Kemudian nilai ADC yang terbaca akan dikonversikan ke nilai tegangan.
  • Tombol hold digunakan untuk holding nilai tegangan. Ketika tombol ini di pencet maka nilai tegangan terakhir yang terbaca akan di hold dan di LCD akan muncul tulisan hold on
  • Jika akan mengukur tegangan lagi maka tombol hold perlu di pencet lagi sehingga tulisan di LCD (hold on) akan hilang dan volt meter akan mengukur tegangan kembali.

Cara Pengoperasian Rangkaian

  1. Koneksikan antara sistem Arduino dengan peripheral lain seperti pada gambar rangkaian
  2. Pasang power supply 9V dan hidupkan (colokkan ke sumber PLN 220 V) sehingga lampu LED indikatornya menyala , LCD juga nyala tampilan awal kemudian berubah ke tampilan pembacaan tegangan.
  3. Selanjutnya jika tombol hold ditekan maka tampilannya akan berhenti pada pembacaan Vin terakhir dan pada baris ke dua muncul "hold on"
  4. Tekan lagi tombol hold untuk kembali ke tampilan normal (tampilan pembacaan tegangan)
  5. Untuk tampilan LCDnya sebagai berikut
Tampilan LCD Voltmeter Digital Arduino Uno

Sketch / List Program Arduino Uno

Sedikit saya jelaskan tentang list program arduino yang saya buat untuk digital voltmeter DC ini. Untuk mempermudah saya membaginya tiga bagian yaitu :

  1. Inisialisasi LCD dan Variabel Global
  2. Bagian Fungsi Setup
  3. Bagian Fungsi Loop

Adapun untuk list program atau sketch yang telah saya buat dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Untuk memperbesar gambar silahkan klik gambar tersebut.

Bagian Pertama Inisialisasi LCD dan Variabel Global

Saya menggunakan library <LiquidCrystal.h> untuk LCD 16x2 dengan menggunakan #include untuk memanggil ke sketch arduino.

Kemudian untuk inisialisasi pin arduino yang digunakan untuk LCD maka digunakan baris program LiquidCrystal lcd(2,3,4,5,6,7);  yaitu inisialisasi pin arduino untuk LCD (RS, E, D4, D5, D6, D7).

Pada bagian variabel global saya gunakan tipe integer untuk variabel hold.

Bagian Kedua Fungsi Setup

Baris program pada fungsi setup ini di awali dengan perintah void setup(){ ... }. Semua list perintah pada bagian ini akan di eksekusi hanya sekali ketika arduino menyala atau setelah tombol reset arduino dipencet.

Secara umum fungsi perintah di bagian ini digunakan untuk set-up pin arduino, dan juga tampilan awal LCD. Untuk keterangan fungsi perintahnya dapat dilihat pada gambar program di atas.

Bagian Ketiga Fungsi Loop

Fungsi loop akan dieksekusi secara berulang dari awal hingga akhir dan kembali lagi ke awal terus seperti itu.

Di dalam fungsi loop ini ada bagian-bagian perintah untuk pembacaan tegangan pada pin Arduino A0 dengan metode perintah analogRead. Kemudian ada instruksi pengubahan nilai ADC ke tegangan.

Penampil LCD nilai tegangan, kemudian pembacaan tombol hold dan penampil nilai tegangan yang di holding. serta pengubahan ke pembacaan normal tegangan setelah keadaan holding.

Penutup

Itu tadi adalah gambaran secara umum bagaimana cara membuat Digital Voltmeter DC dengan arduino yang telah saya buat dengan maksimal tegangan pengukuran sebesar 50 volt DC.

Demikian postingan kali ini semoga contoh program dan juga rangkaian di atas dapat bermanfaat bagi pembaca yang membutuhkan. Saya juga telah memposting tentang Digital Voltmeter DC yang lain yang telah saya tuliskan sebelumnya di sini.

Silahkan hubungi saya jika memerlukan Rangkaian Simulasi dan juga Sketch Arduino yang telah saya buat melalui kontak yang saya sediakan di blog ini.

Herwanto